loading...

Menag: Di Al-Quran Tidak Ada Ayat Yang Secara Eksplisit Menolak LGBT, Karena Sifatnya Ma'ruf

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, (foto:nit/jkh) 

Dalam al-Quran tidak ada satu pun ayat yang secara eksplisit menolak lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Pun sebaliknya, tidak ada ayat yang secara terang benderang menerimanya ujar kemenag 23 Desember 2018, Jakarta Selatan.

Karena itu setiap orang berhak untuk menggali makna yang lebih relevan dan humanis tentang persoalan yang kerap menuai pro dan kontra ini.

loading...

Tulisan di bawah ini akan mengurai ayat-ayat al-Quran yang kerap dipahami sebagai “dalil larangan LGBT”, dan menawarkan ayat yang dapat dijadikan “dalil diterimanya LGBT” dalam Islam.

Pendapat yang menolak LGBT semuanya berdasarkan pada ayat-ayat yang menceritakan tentang kisah nabi Luth, seperti dalam QS. Al-A’raf 80-81.

Pesan yang hendak disampaikan dalam kisah ini bukan sebagai larangan LGBT, tapi sebagai “cerita penghibur” untuk menguatkan mental nabi Muhammad dalam berdakwah yang ditolak masyarakatnya dari suku Quraisy.

Pesan demikian dapat ditangkap apabila ayat di atas dibaca secara utuh, yakni dengan memperhatikan konteks historisnya (sabab an-nuzûl), dan hubungannya dengan ayat sebelum dan sesudahnya (munâsabah baina al-âyi).


loading...


Ayat tersebut diturunkan di Makkah pada saat dakwah nabi ditolak, terutama dari para pembesar suku Quraisy.

Karena itu, melalui serangkaian ayat sebelum dan sesudahnya yang berisi tentang kisah para rasul yang mengalami penolakan dari umatnya, nabi Saw dimotivasi untuk tidak patah semangat dalam berdakwah menegakkan Hak Asasi Manusia dan membela kaum lemah yang termarginalkan (mustadl’afîn) sebagaimana para pendahulunya.

Baca jugaBlangko E-KTP Dijual Bebas, Tjahjo: Namanya Juga Bisnis, Bahayanya di Mana??

Pemahaman ini dibuktikan juga dengan penyebutan kata “Luth” dalam al-Quran yang diungkapkan sebanyak 27 kali, semuanya muncul dalam narasi kisah perjuangan seorang rasul yang ditolak umatnya.




LGBT dalam al-Quran justru mendapatkan tempatnya jika kita menyadari bahwa keragaman orientasi seksual bagian dari sesuatu yang bersifat bawaan (alamiah, tabiat). Dalam QS. Al-Isrâ` 84 dinyatakan: “Katakanlah: Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya (syâkilatih) masing-masing. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.”

Simak juga LSI Denny JA: Kecuali Pulau Sipadan dan Ligitan, Jokowi Ungguli Prabowo di Semua Pulau Indonesia

Respon al-Quran terhadap lelaki yang punya hasrat seksual kepada sesama jenis ini menunjukkan bahwa LGBT bagian dari kewajaran, atau dalam istilah QS. Al-Isrâ` 84 di atas sebagai syâkilah, bentuk keragaman orientasi seksual yang tak perlu diingkari. Perbedaan yang menjadi fitrah tak perlu dipertengkarkan dan diperebutkan kebenarannya, karena dalam wilayah seperti ini yang tahu kebenaran hakikinya hanya Allah, fa rabbukum a’lamu bi man huwa ahdâ sabîlâ.



Kewajaran ragam orientasi seksual seperti ini diperkuat dengan beberapa riwayat yang menginformasikan bahwa dalam sejarah Islam banyak orang yang menyalurkan hasrat seksualnya kepada sesama jenis.

Baca jugaPolitikus PSI Giring Nidji Siap Menentang Perbuatan Rasulullah SAW dan Ayat Qur’an

Seperti dikutip Muhammad Jalal Kisyk dalam bukunya, Khawâthir Muslim fî al-Mas`alah al-Jinsiyyah, Ibnu Hazm menginformasikan bahwa Muhammad putra dari Abdurrahman bin al-Hakam, pahlawan perang, ketika memegang tampuk kerajaan menggantikan ayahnya memiliki menteri (al-wazîr) dua anak muda berwajah tampan yang setiap malam salah satu darinya menemani tidur bersamanya..Selanjutnya

Posting Komentar

23 Komentar

  1. Dalam aqidah islam manisia diwajibkan memperoleh keturunan. Bukan dri lgbt. Dn yg pling penting Halalan toyyiban

    BalasHapus
  2. Secara kodrati saja sudah tidak benar
    Sejak zaman dulu baru kali ini muncul orang2 yang melakukan suatu pembenaran atas suatu hal yang sudah jelas salah, dengan melakukan penafsiran terhadap Al-Qur'an dengan menggunakan logika demi keinginanannya

    BalasHapus
  3. Ini siapa si yang bikin??
    Cerita nabi luth AS sebagai penghibur??
    Jadi musibah yang diterima kaum nabi luth itu penghibur?

    Parah parah

    Mending hapus ni postan, daripada nyebar info yang salah.. nambah dosa yang ada

    BalasHapus
  4. Ini akun Buzzer Prabowo yang goblog itu, tolol semua buzzer prabowo ga punya otak

    BalasHapus
  5. Lu semua tolol babgsat berita blogspot dibaca, gak punya otak otak kalian di kontol ya anjing.
    Kalo ada situs blogspot du facebook jangan divisit ya kontoll.

    BalasHapus
  6. Berita menyesatkan!!!

    BalasHapus
  7. Pak mentri agama yg terhormat. Semoga bapak diberikan hidayah oleh ALLAH AZZA WAJALLA
    Kisah nabi muhammad sallallahu alaihi wasallam
    Ketika para sahabat berkumpul kumpul dikota mekkah. Ada salah satu d antara sahabat orang yg gaya bicara nya seperti banci. Dia mnyukai salah satu sahabat yg ada dsitu. Singkat nya. Rosululloh sallallahu alaihi wasallam kluar dan mndengar gaya bicara nya. Langsung Rosululloh sallallahu alaihi wasallam berkata. Keluar kan orang ini dari kota ini sampai dia sembuh. .. Pak mentri. Nabi anda muhammad sallallahu alaihi wasallam, ada baik nya anda belajar sejarah nya. Biar anda tahu agama yg anda anut saat ini bahwa islam melarang ada nya LGBT. Bagaimana bisa kami merangkul penyakit. Mereka itu penyakit. Yang ada saya tertular penyakit. Mereka kalo kami merangkulnya. Dalam Al qur An melarang bahkan Allah hancurkan negri itu. Seblm. Bapak mau indonesia ini jadi hancur karena LGBT yg d bebaskan. ?? Alam sudah banyak yang marah. Gempa. Tsunami. Bencana bencana sudah banyak. Apakah bapak tidak menyadari akan hal itu ?

    BalasHapus
  8. Yang baca komenan gw yg dari grup Blogger bantu gw report ini blog penyebar hoax

    BalasHapus
  9. Kayanya bakalan rame nih... mampir sini jugaaa KLIK

    BalasHapus
  10. Apakah akan terulang kaum nabi luth. Dan azab akan datang. Jika azab benar2 datang bukan BAPAK MENTRI saja yang kena imbasnya monyong........

    BalasHapus
  11. Gmn lo ja pa mntri,, lgian lo lgbt masa teriak tolak lgbt, ya Allah tolong dia aja yg kena azab,,

    BalasHapus
  12. Hewan aja gaada gang suka sama jenis, ini manusia suka sama jenis, otak nya kebanyakan bumbu kacang, jadinya otak otak.

    BalasHapus
  13. Ini Hoax, yg percaya goblok

    BalasHapus
  14. yg komentar pakai bawa2 dalil. tu pd paham atau emg goblog level atas. dah jls konten hoax dipercaya. pasti keciduk nih admin blog. tunggu sj.

    mknya klo punya otak tu jgn di kasih ajaran2 gk bener, belajar yg baik agar g mudah termakan hoax.
    dan untuk adminnya. tunggu saja. ente pasti masuk penjara.

    BalasHapus
  15. Tdk waras yg buat ini... Mungkin dia juga lgbt...

    BalasHapus
  16. Mentri BEGO. Dalam al-Quran tidak ada satu pun ayat yang secara eksplisit bahwa jeruk itu hallal,yg menyatakan jeruk dan kawan-kawan buah tidak ada ayat yang secara terang benderang

    BalasHapus